Postingan

Merayakan Yang Sederhana" (Antara Akademik dan Apresiasi di Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)

Gambar
 " Merayakan Yang Sederhana" ( Antara Akademik dan Apresiasi di Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka) Oleh Karolus Banda Larantukan Dunia pendidikan Nusantara mengetengahkan tiga (3) point penting guna mencerdaskan anak bangsa, yaitu kemampuan kognitif, kemampuan psikomotorik dan kemampuan afeksi. Tiga hal ini menjadi roh dalam segala rencana pembelajaran dan tujuan dari pembelajaran sebuah lembaga pendidikan.  Secara filosofis lembaga pendidikan bertujuan untuk memanusiakan manusia. Manusia di-didik untuk mampu mendayagunakan kepribadiannya sebagai manusia berakal-budi. Dalam memanusiakan manusia tersebut, ada tiga hal yang menjadi pertanyaan reflektif untuk sampai pada pertanyaan: Siapakah Manusia?  Tiga pertanyaan reflektif tersebut, yang pertama: Apa yang dipikirkan? Pertanyaan ini mau menunjukkan kemampuan intelektual dari manusia. Manusia dalam keseluruhan dirinya mampu menggunakan akal budinya untuk berpikir, mendayagunakan kemampuan tersebut sebagai kesadaran...

Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka di Bumi Lamaholot

Gambar
  Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka di Bumi Lamaholot Oleh Karolus Banda Larantukan  Salah satu dari dua Perguruan Tinggi Swasta di Kabupaten Flores Timur adalah Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL), di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Henricus Leven milik Kongregasi Susteran CIJ. Boleh dikatakan inilah lembaga pendidikan Perguruan Tinggi kebanggaan Kabupaten Flores Timur yang harus selalu didukung.  Jika banyak kisah di dunia pendidikan menyatakan bahwa dari kabupaten paling timur pulau Flores ini telah melahirkan banyak tenaga pendidik, sekiranya kisah itu pun perlu dikembangkan dan bukannya hanya sekedar membanggakan kisah yang telah lalu. Itu, menurut hemat saya adalah hanya nostalgia. Nostalgia yang bagaikan candu itu, bisa membuat kita mabuk dalam kisah yang membusungkan dada, namun akan tertunduk malu ketika telah tersadar dari mabuk. Bahwa semua itu hanyalah fatamorgana yang mengelabui mata indera bahkan mata akal dan mata hati.  Ole...

"IKAN TERI" (dan Teknologi Hasil Perikanan - Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka)

Gambar
 " IKAN TERI "  (dan Teknologi Hasil Perikanan - Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka.) Oleh Karolus Banda Larantukan* Mendengar 'Ikan Teri' tentunya bukan menjadi hal baru dalam telinga orang-orang Larantuka - Flores Timur. Ikan jenis ini banyak diperoleh di Larantuka, tentunya lebih di Pasar andalan orang Larantuka yakni Pasar Inpres Larantuka. Ikan jenis ini bisa kita dapat dan temukan, baik yang masih basah (segar) ataupun yang sudah dikeringkan (diawetkan).  Kita boleh mengatakan bahwa ikan jenis ini banyak ditangkap oleh para nelayan Larantuka dan banyak beredar di pasaran, karena sesungguhnya ikan ini banyak terdapat diperairan Flores Timur. Hal lainnya, bisa kita katakan bahwa banyaknya beredar ikan jenis ini di pasaran karena rata-rata orang Larantuka sangat suka mengkonsumsi ikan jenis ini.  Lain halnya bahwa ikan jenis ini pun banyak dipakai oleh para nelayan sebagai umpan untuk menangkap ikan jenis cakalang dan lainnya seperti tuna. Ya... Ikan jenis ...

"SAMPAI SEBELUM TIBA"

Gambar
 " SAMPAI SEBELUM TIBA " (Asesmen Lapangan Ban-PT - Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka) Oleh Karolus Banda Larantukan Di tanggal 01 hingga 02 Februari 2023, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) mendapat kunjungan dari Tim Asesmen Lapangan Ban PT. Ini untuk pertama kalinya, IKTL diakreditasi secara kelembagaan - Institusi. Sebuah langkah terobos yang berani dan perlu diapresiasi.  Dalam segala keterbatasan, lembaga ini memberanikan diri untuk dinilai oleh Ban PT, agar sekiranya memperoleh kelayakan sebagai sebuah lembaga Perguruan Tinggi Swasta dalam mencerdaskan anak bangsa. Keberanian ini tentunya dilandasi dengan tekad dan pijakan yang siap untuk dikukuhkan, demi masa depan lembaga ini nantinya. Tekad dan pijakan yang siap dikukuhkan ini pun memberikan cahaya baru penuh kepastian bagi Puan dan Tuan yakni Mahasiswa-mahasiswi IKTL.  Bahwa sesungguhnya, satu-satunya Institusi Perguruan Tinggi di Kota Reinha Larantuka - Tana Lewo Nama, merupakan satu-satu...

BERSYUKUR - TERLIBAT (Untuk S. Yeremias Tukan)

Gambar
Untuk S. Yeremias Tukan " BERSYUKUR-TERLIBAT" ( Antara Sosial-Budaya, Politik-Birokrasi dan Agama) (S. Yeremias Tukan) Lage Ae Niku Kola, Marin Pali Hukut Bauk. Kata-kata ini terpampang indah dan penuh makna di gapura, gerbang masuk rumah adat Waibalun. Nada penuh motivasi ini sesungguhnya adalah semboyan yang menjiwai setiap pribadi yang menghuni dan menghidupi Lewotana Waibalun.  Ijinkan saya untuk sekedar memberikan review atas salah seorang sosok yang cukup berpengaruh terhadap kehidupan, gelekat-gewajan Lewuk Belen Waibalun. Catatan ini bukanlah interpretasi yang lengkap tentang sosok ini, melainkan hanya catatan lepas dan sangat sederhana. Namun, sekiranya bisa menjadi kenangan tersendiri atas sosok beliau. Dialah: S. Yeremias Tukan, S.Ag. Saya mencoba memilah dan merangkum sosok ini menjadi: Pribadi Sosial-Budaya, Pribadi Politik-Birokrasi dan Pribadi Agama. Tentunya kita semua boleh membuat rangkuman tersendiri akan sosok ini.  Pribadi Sosial-Budaya S. Yeremias Tukan ...

KEPADA WAIBALUN

Gambar
Kepada WAIBALUN (Surat Cinta dari Patigolo-Watowele) ( Rumah Adat Waibalun - Lango Lewuk Belen Waibalun) (Oleh Karolus Banda Larantukan) --- Kepadamu Waibalun-ku kutuliskan sepucuk surat berisikan kata hati penuh cinta. Aku merindukanmu saban hari, saban senja, saban fajar pagi. Seperti dendam rinduku padamu harus dibayar tuntas. Aku perindumu dan kamulah dahaga pemuas jiwaku. Kepadamu Waibalun-ku, bukan tentang waktu aku merindukanmu, bukan pula tentang masa sejarah aku memendam rasa penuh cinta. Tapi ini tentang peristiwa-ku dan peristiwa-mu yang terus berproses dalam aliran waktu dan sejarah. Lewo semakin luas, Ata Diken semakin beraneka, itulah isi rinduku padamu Waibalun-ku.  Kepadamu Waibalun-ku, Lein Lau - Weran Rae, Nigun Teti - Wanan Lali: Lage Ae Niku Kola, Marin Pali Hukut Bauk.  Kepadamu Waibalun-ku, Eret-Mata tidak berhenti. Suka-Duka terus berjalan. Tou Majan - Tou Honik, Tou Marin - Tou Tapan. Demi Gelekat Lewuk Belen Waibalun. Kepadamu Waibalun-ku, Aku terus be...

"WAJAH MANUSIA"

Gambar
 "Wajah Manusia" ------- Zaman ini adalah zaman di mana manusia menipu manusia. Wajah-wajah manusia berseliweran penuh topeng. Sulit diprediksi mana baik dan mana yang buruk; mana yang benar dan mana yang salah. Wajah manusia zaman ini adalah wajah ber-topeng. Sulit sungguh ditebak. Lebih parah kaum klerus yang katanya berpendidikan iman dan rasio sejak bangku setingkat Sekolah Menengah Atas hingga berjilbaku gelar Strata 2, seolah suci dalam berpikir namun sesungguhnya jiwa penuh nafsu ke-binatangan.  Kaum klerus ditabis dalam gereja penuh sakral, dibalik jubah putih tertanam jiwa hewan - nafsu syawat. Dielukan bak penyelamat dan disanjung melampaui raja, tak disangka benak penuh alat kelamin-birahi binatang dibalut jubah putih sekedar mengelabui Sang Tersalib. Ah... Berpendidikan tinggi para kaum klerus dengan dalil iman menuju sakramen imamat tak disangka lebih keji daripada para pengedar narkoba. Tuhan dikelabui hingga melacuri kekudusan Tuhan saat konsekrasi, tak ada ras...